September 27, 2008

Bookmark!

Filed under: Daily Moments

   Untuk acara Sharity di sekolah gua (nyari sumbangan gitu), gua dan temen-temen membuka jasa pembuatan bookmark. Jadi orang-orang bisa request, dan kita membuatnya.

   Well, pertama-tama kita hepi-hepi aja. Tapi lama-lama kok jadi tambah stres… Selama seminggu kita kalang kabut memenuhi request yang kian menumpuk.

   Gua pikir yang request gak bakal terlalu banyak. Eh, makin hari kok makin banyak? Kita dah naikin harga 50%, tapi tetep aja yang request banyak. dan ada beberapa orang yang request lebih dari satu. Karena merasa sudah tidak mampu, kita akhirnya menutup request setelah jumlah request mencapai sekitar 40-50 an.

   Mana ada orang-orang yang minta aneh-aneh.
"Bagian belakangnya tulisin kata-kata mutiara yah… Tolong cariin"
"Bikin tulisan nama aku, tapi kalo dibalik jadi nama pacar aku yah"
"Tolong gambarin Batman!!"
"Gambarin yang kayak punya si itu donk… Sama yah…"

   Wih, pusing.

   Banyak pengorbanan yang kami lakukan demi membuat bookmark-bookmark ini. Tidur malam (temen gua malah bergadang 3 hari berturut-turut), lupa belajar, copic abis, spidol abis tintanya, tangan luka-luka, diomelin guru waktu pelajaran gara-gara ngantuk ato ketauan lagi gambar… yah, banyak deh.

   Sampai hari ini, masih ada beberapa bookmark yang belum selesai. Hmm, nggak terlalu banyak sih, bisa diitung pake jari-jari tangan dan kaki. Bisa dikerjakan dengan santai.

   Tapi semua usaha ini worth it. Kerja keras kita selama seminggu mendapatkan hasil 500 ribu rupiah (which is way more than I’d expected!). Ups, tapi duit itu bukan buat kita lho, tapi buat disumbangin. Jadi yah, sebenernya sampai akhir kita gak dapet apa-apa, tapi ada rasa kebanggan tersendiri. emoticon

   Salah satu contoh bookmark yang gua gambar: disini. (Tapi kalo dah di scan jadi keliatan detil-detil jeleknya, hiks…)

September 21, 2008

Guess the Song Meme!

Filed under: Questions n Tag

Long time since I’ve done these kind of things, lol.

The rules:

   Put your music library on shuffle.
   Post the first lines of the first 25 songs that come up.

   The game: Guess which songs the first lines are from!
   Google = cheating.

I’ve skipped the Indonesian, Japanese and Chinese songs :3

Okay, so here we go…

  1. No one ever saw me like you do
  2. Teenage dreams, so hard to beat
  3. Feeling sorrow, for all the things you had to steal and borrow
  4. Now I’m the King of the Swingers, oh Jungle V.I.P
  5. Corrupt, you corrupt, bring corruption to all that you touch
  6. I lied to you, the same way that I always do
  7. What I thought wasn’t mine, in the light was one of a kind
  8. I know, I know I’ve let you down
  9. I closed both locks below the window
  10. Come ride with me, through the veins of history
  11. Kiss me sweet, I’m sleeping in silence
  12. You’re just too good to be true
  13. You cannot see it coming, always without a warning
  14. Don’t tell me that this is your last chance to change
  15. The faster we’re falling, we’re stopping and stalling
  16. Far away, this ship has taken me far away
  17. Please come now, I think I’m falling
  18. No sir, well, I don’t wanna be the blame
  19. It’s true, we’re all a bit of insane
  20. When I was a young boy, my father took me into the city
  21. I think I’m drowning, asphyxiating
  22. There’s nothing complicated about the way we live
  23. How can we fake this, and take anymore?
  24. When you were here before
  25. Saying I love you, is not the words I want to hear from you
Well, yeah, some songs are from the same singers/bands again and again. I guess I lack variety in my playlist? Lol.

Try some guessing, people! It won’t hurt! x3 …Please?

September 19, 2008

Campink!

Filed under: Daily Moments

   Fuaaaahh… Gua baru pulang dari camping sekolah selama tiga hari nih. Banyak banget cerita seru yang pengen gua ceritain, tapi kalo gua ceritain semua bisa panjang banget kali ya postnya, wakaka.

   Ugh, tangan dan kaki gua babak belur. Pas acara tracking di sungai, kaki gua jadi sasaran empuk oleh batu-batu di sana. Jatuh disini, keseleo disana, lecet kena ini, kepeleset…

   Waktu tracking, kita melewati air terjun, dan kita harus loncat. Yeah, harus. Nggak ada jalan lain buat turun selain loncat. Bisa sih turun pake tali gitu. Loncat kira-kira 5-6 meter gitu deh. Banyak yang lompat dengan gaya-gaya artistik dan eksotis, dan banyak yang ketakutan setengah mati dan berdoa di atas sebelum loncat. 

   Gua? Karena gua minjem topi temen gua, dan dia berpesan sebisa mungkin jangan basah… Gua loncat sambil memegang topi cap tersebut. Hasilnya basah juga sih…

   Sejujurnya, gua lebih takut manjat ke atasnya daripada loncatnya! Karena airnya dalem dan kita pake pelampung, gua gak takut-takut amat. Sudah terjamin gua tidak akan mati saat loncat ke bawah sana.

   Kalo ditanya asyik, asyik! Ditanya seru, seru! Tapi mau lagi gak? Erm… sepertinya tidak deh. Capek banget… Sebenernya tempatnya gak jelek-jelek amat, cuma yang gua gak tahan adalah kamar mandinya. Kecil, jorok, air kayak air es, dan ada kecoa berenang-berenang gak jelas di kloset. Karena jijik, gua sirem pake sampo. Akhirnya dia pun mati.

Maafkan saya wahai kecoa.

   Ngomong-ngomong binatang mati, dapur tempat camping menjadi TKP pembunuhan-pembunuhan sadis. Pembunuhan ikan. Karena gua gak bisa membantu banyak dalam urusan memasak, gua yang ditugaskan membunuh para ikan yang udah kita tangkep. Dengan centong gua menggebuki ikan-ikan itu sampai darah dan cairan ijo-ijo gak jelas mejret dari insangnya.

Maafkan kami wahai ikan-ikan.

   Dan waktu bangun pagi, gua sudah disambut dengan hangat oleh… ayam-ayam nongkrong dengan anak-anaknya di depan tenda gua. Waktu masak, gua pun ngasi makan mereka dengan beras sisa (soalnya banyak banget berasnya, dan kita pada makannya dikit). Pas ayam-ayam itu lagi asyik makan, para cowok-cowok usil pun datang mengejar mereka dengan sapu dan air panas, siap mengubah para ayam malang itu jadi Kentucky Fried Chicken.

   Malam harinya, gua tidur dengan sleeping bag di dalam tenda yang gua bangun sendiri dengan temen-temen kelompok gua. Kelompok gua adalah kelompok terlelet dalam membangun tenda (Bayangin, yang lain uda pada mandi dan ngemil, kita-kita masih masangin dan ngurusin tendanya). Beberapa saat setelah kita selesai dan baru mau istirahat, semua orang disuruh ngumpul di bawah.

   Anehnya, di tempat yang tidak nyaman seperti itu (di mana ada remah-remah snack yang kita makan dimana-mana, dan permukaannya tidak rata bin berbatu-batu) tidur gua rasanya puleeesss banget. Rasanya gara-gara kecapean deh.

   Jam stnga satu pagi, gua baru tidur sekitar satu jam gara-gara keasikan ngegosip ngobrol, dibangunin oleh para guru-guru dan disuruh tracking. Di tengah malam, kami enam orang cewek berjalan sambil membawa obor. Dingin, gelap… jalannya gak jelas pula. Gua dan temen gua Gaby pegangan tangan terus sambil jalan pelan-pelan.

   Guru-guru gua pake acara nakut-nakutin segala lagi! Bilang di bawah pohon pinus ada mahkluk halus, kalau ada wangi bunga jangan nengok, pokoknya jalan jangan liat kiri-kanan… Dan waktu kita jalan kita kadang-kadang suka ditakutin. Haduh, uda kayak sport jantung!

   Banyak kejadian-kejadian yang gak jelas, nyebelin, bikin bete, tapi seru juga… Pengalaman sekali seumur hidup nih!

September 16, 2008

Lagi Ngapain?

Filed under: Daily Moments

Lagi ngapain?

   Sepertinya ini adalah pertanyaan paling sering muncul dalam kehidupan gw ber-MSN ria. Kadang juga berlaku saat sms-an atau telepon.

   Dulu sebenernya gw ngerasa kalo pertanyaan ini nyebelin. Mau tau amat sih gua lagi ngapain? Apa urusannya sama lu, hah? Emang ada urusan apa kalo gua lagi baca buku atau lagi nonton TV? Ih, kepo.

   Tapi sekarang gua sudah merasakan kekuatan pertanyaan ini. (lebay bener?) 

   Di saat tidak tahu mau ngomong apa sama orang yang baru kenalan di chatting… tanyakanlah, "Lagi ngapain?".
   Atau baru nge-add gebetan dan mau basa-basi sebelum nanya macem-macem… tanyakanlah, "Lagi ngapain?".
   Atau sedang ngobrol dengan teman, namun tiba-tiba kehabisan topik? Tanyakanlah, "Lagi ngapain?!".

   Kadang-kadang, justru dari jawaban untuk pertanyaan sederhana ini bisa tersambung jadi obrolan panjang, seru, dan mempererat keakraban!

   Halah. GEJEEEE. Huahaha. Penting banget gak sih Chell…

Jadi, Chelle,lu lagi ngapain?

   Sekarang gua lagi ngetik ni posting (ya iya lah) sambil dengerin Map of Problematique-nya Muse. (Buat yang belum tahu, Muse adalah band favorit saia.)

   Oh ya, hari ini gw dah berhasil dapat pinjaman novel Eclipse nya Stephenie Meyer dari Twilight Saga (detil amat?) dari Cilla yang baik hati. Hehe. Kalau besok nggak camping, hari ini gua bisa begadang baca deh… Sampai saat ini, gua baru selesai baca tiga chapter.

   Novel ginian kok makin lama makin tebel ya?
   Kayak Harry Potter juga gitu. Ptama-tama ukurannya masi imut-imut, lama-lama makin amit-amit tebel gde kayak textbook sekolahan atau Kamus Besar Bahasa Indonesia.

   Ngomong-ngomong, mulai besok sampai hari Jumat tanggal 19, gua bakal ikut acara camping sekolah. Yahoo! Rada deg-degan juga sih, tapi sepertinya seru. Hohoho.

   Doakan keselamatan saya yah!

September 15, 2008

Pemuda Harapan Bangsa

Filed under: Daily Moments

   Tadi di tempat les mandarin, gua lagi asik contek-contekan bersama temen-temen gua. Namun,ada satu soal yang kita smua gak ada yang bisa. Nggak tertera dalam contekan kami semua, dan gak ada yang inget jawabannya.

   Akhirnya kita pun minta tolong satu anak yang duduk di sebelah gua. Tampangnya pinter gitu soalnya. Dan dia anak baru. Harusnya nurut sama senior dong :P (Senior gak tau maluuu… memang)

Gw: Eh, dek, liat donk nomor ini!
Dia: *menutupi kertasnya*
Temen gw: Ayolaah… Satu nomor aja…

   Karena takut dibully (mungkin? ato memang dia kasihan pada kami?), akhirnya dia memperlihatkan jawabannya. Kami pun dengan sukacita menyalinnya.

   Terus gua liat ada satu jawabannya yang masi kosong. Sebagai pencontek sekaligus senior yang tahu malu, gw tawarin, "Eh, gua tau tuh jawaban yang itu, nih, liat aja!"

   "Nggak deh ci, makasih."

   WOW. Dia menolak! Kalo yang laen gw tawarin gitu sih pasti langsung melihat dengan senang hati. Gua kaget. Terharu. Malu juga.

   Masih ada orang jujur seperti anak ini. Calon pemuda harapan bangsa! Ayo, kita berikan tepuk tangan! Sebenarnya, gua juga ngerasa malu. telah menjadi contoh tidak baik untuk anak baru - bahkan nyaris menjadi batu sandungan baginya.

   Ternyata di dunia ini masih ada orang yang jujur, kawan-kawan.


<< Older Posts